Postingan

Contoh Penerapan Tipe-Tipe Aplikasi Sistem Informasi

  1. Transaction Processing Systems (TPS) Sistem ini menangani transaksi rutin dalam jumlah besar untuk menjaga kelancaran operasional harian. Contoh Nyata: Sistem e-Ticketing KAI Access. Penerapan: Setiap detik, ribuan orang memesan tiket melalui aplikasi. TPS mencatat pemilihan kursi, status pembayaran, dan mengubah status kursi dari "Tersedia" menjadi "Terisi" secara instan untuk mencegah pemesanan ganda ( double booking) 2. Management Information Systems (MIS) MIS mengolah data dari TPS menjadi laporan rutin untuk membantu manajer memantau kinerja departemen. Contoh Nyata: Sistem Laporan Penjualan di Alfamart. Penerapan: Setiap sore, kepala toko menarik laporan MIS untuk melihat produk mana yang habis (stok kritis) dan total omzet harian guna dibandingkan dengan target bulanan. 3. Decision Support Systems (DSS) DSS membantu pengambilan keputusan yang tidak rutin dengan melakukan simulasi atau analisis data yang kompleks. Contoh Nyata: Sistem Penilaian Kr...

Sistem Control Industri (Bagian 1)

Gambar
Teknik pada dasarnya adalah disiplin ilmu yang mempelajari cara memahami dan mengelola material serta kekuatan alam untuk kesejahteraan manusia. Dalam bidang ini, seorang engineer sistem kendali berfokus pada penguasaan bagian-bagian tertentu dari lingkungan mereka yang lazim disebut sebagai sistem  guna menghasilkan produk ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tujuan untuk memahami dan mengendalikan suatu sistem adalah dua hal yang saling melengkapi. Pengendalian yang efektif mustahil tercapai tanpa adanya pemahaman mendalam serta pemodelan sistem yang akurat. Meski demikian, seorang engineer kendali sering kali dituntut untuk mengelola sistem dengan tingkat kerumitan tinggi yang sulit dipahami sepenuhnya, seperti pada proses kimia yang kompleks. Di sisi lain, perkembangan teknologi memberikan peluang bagi para engineer untuk mengoperasikan berbagai sistem otomatisasi industri yang inovatif. Karakteristik paling menonjol dari bidang ini adalah kemampuan untuk mengarah...

Risk Grading Matrix

Pengertian Risiko Menurut Kloman (2000), kata " risk " dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Italia kuno yaitu " riscare ". Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan risiko sebagai akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan. Suatu risiko (yaitu kondisi atau kombinasi keadaan yang mengandung kemungkinan kerugian) menimbulkan ketidakpastian bagi individu. Pengelompokan Risiko Risiko Spekulatif adalah kemungkinan terjadinya suatu kerugian dari sebuah kejadianyang disamping itu juga ada kemungkinan keuntungan. Risiko Murni adalah hanya ada memiliki kemungkinan kerugian, terdiri dari 3 jenis risiko yaitu risiko pribadi, harta dan pertanggung jawab. Risk Grading Matri x (Matriks Penilaian Risiko )   adalah  bagian dari manajemen risiko , khususnya pada tahap  Analisis dan Penilaian Risiko ( Risk Assessment ) , untuk memvisualisasikan, mengukur, dan memprioritaskan risiko berdasarkan probabilitas (kemungkinan) ...

Metode Evaluasi Rapid Entire Body Assessment (REBA)

Ergonomi  Dilihat dari bahasanya ergonomi adalah istilah dari bahasa yunani yang terdiri dari kata “ergon” dan “nomos” yang arti ringkasnya adalah suatu aturan atau norma dalam system kerja. Apabila pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan tidak secara ergonomis, ini akan mengakibatkan ketidak nyamanan kerja. Ergonomi merupakan ilmu, seni dan penerapan teknologi yang dapat menyerasikan atau menyeimbangkan  antara  segala  fasilitas  yang  dalam  beraktivitas  maupun  istirahat  dengan segala kemampuan dan kebolehan serta keterbatasan manusia secara fisik dan mental sehingga dicapai  suatu  kualitas  hidup  secara  keseluruhan  yang  baik. Konsep ergonomi dapat didasarkan pada kesadaran, keterbatasan, kemampuan, dan kapabilitas manusia yang dapat mencegah cedera dengan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kenyamanan antara lingkungan kerja, pekerjaan, dan individu yang terlibat dengan pekerjaan ters...

Sejarah dan Perkembangan Ergonomi

  Ergonomi secara etimologi berasal dari Bahasa Yunani yaitu ergon dan nomos. Ergon memiliki arti kerja (work), sedangkan nomos berarti aturan, hukum. Ergonomi berarti hukum kerja karena berasal dari kata ‘kerja’ dan ‘hukum alam’ (natural laws). Istilah ergonomi sendiri berkembang dengan istilah human engineering atau human factors . Human Engineering digunakan untuk mendeskripsikan rancangan yang tepat, diharapkan manusia dapat menggunakan hasil rancangan yang efektif tanpa mendapatakan tekanan (Sander S Mark S & McCormick Ernest, 1993). Ergonomi adalah disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana membuat tempat kerja dan pekerjaan yang disesuaikan dengan kemampuan dan keterbatasan psikologis dan tubuh manusia. Dalam beberapa literatur, bidang ini sering disebut dengan nama " human factor" atau "faktor manusia". Definisi ergonomi dan human factor sama, yaitu mempelajari sifat manusia berdasarkan kelebihan dan keterbatasannya secara fisik dan psikologis. Kedua...